
PT Djarum merupakan perusahaan rokok terbesar keempat di Indonesia yang berkantor pusat di Kudus, Jawa Tengah. PT Djarum didirikan oleh Oei Wie Gwan pada tahun 1951 dengan mengakuisisi perusahaan rokok NV Murup di Kudus. Djarum memproduksi berbagai jenis rokok kretek, baik linting tangan (SKT) maupun linting mesin (SKM). Inovasi produk Djarum mencakup pengembangan kretek rendah tar dan nikotin, serta varian rasa seperti vanila, ceri, madu hitam, cappuccino, dan lainnya.
Inovasi dan Teknologi
Djarum dikenal sebagai pelopor dalam penelitian dan pengembangan (R&D) di industri kretek. Departemen R&D didirikan pada 1960-an, dan pusat penelitian resmi dibuka pada 1970-an. Inovasi teknologi seperti Superfine Clove®, Tripleblended®, dan Energice® telah menjadi bagian dari upaya Djarum untuk meningkatkan kualitas produk.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR)
Melalui Djarum Foundation, perusahaan aktif dalam berbagai program sosial, termasuk:
- Pendidikan: Program beasiswa Beswan Djarum untuk mahasiswa berprestasi.
- Lingkungan: Program Djarum Bakti Lingkungan yang fokus pada penghijauan dan pelestarian lingkungan, seperti penanaman ribuan pohon di Kabupaten Kudus sejak 1979.
- Olahraga: Pembinaan atlet melalui klub bulu tangkis PB Djarum, yang telah melahirkan banyak atlet nasional.
Diversifikasi Bisnis (Djarum Group)
Di bawah payung Djarum Group (PT Dwimuria Investama Andalan), PT Djarum telah berkembang menjadi konglomerat dengan berbagai lini bisnis, antara lain:
- Perbankan: Pemegang saham mayoritas di Bank Central Asia (BCA), bank swasta terbesar di Indonesia.
- Elektronika: Melalui Polytron, memproduksi berbagai perangkat elektronik konsumen.
- E-commerce: Mendirikan Blibli.com, platform belanja daring yang juga memiliki Tiket.com.
- Properti: Mengelola properti seperti Grand Indonesia dan Margo City.
- Perkebunan: Mengelola perkebunan dan hutan tanaman industri melalui HPI Agro.
- Media dan Hiburan: Terlibat dalam bisnis media melalui Mola dan SENT Entertainment.
Keterlibatan dalam Olahraga
Djarum memiliki komitmen kuat dalam pengembangan olahraga di Indonesia, khususnya bulu tangkis. Melalui PB Djarum, perusahaan telah mendukung pembinaan atlet sejak 1974. Selain itu, Djarum juga pernah menjadi sponsor utama Liga 1 Indonesia dan memiliki klub sepak bola Italia, Como 1907, melalui SENT Entertainment.
Dengan kombinasi antara tradisi, inovasi, dan diversifikasi bisnis, PT Djarum terus memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia dan tetap menjadi salah satu perusahaan swasta terbesar di Asia Tenggara.

